RAN
Ran, inilah film kolosal terakhir Akira Kurosawa yang dibuat dengan budget besar. Bercerita tentang suksesi kepemimpinan War Lord Ichimonji yang yang ternyata berakhir tidak sukses. Rencana yang disusun oleh Hidetora tua, sang pimpinan klan Ichimonji, untuk membagi kekuasaan kepada ketiga anak laki2nya, Taro, Jiro, dan Saburo ternyata berbuah tragis dan dipenuhi oleh genangan darah.
Film yang berdurasi 160 menit ini memang cukup membosankan, tetapi walaupun berpotensi untuk membuat ngantuk, ceritanya cukup membuat saya penasaran dan menyaksikan sampai filmnya berakhir. Diawali dengan pembagian kekuasaan yang tragis, film ini berakhir dengan lebih tragis lagi, membuat RAN sangat pas untuk masuk kategori nihilis. Ya, bahkan para dewa tak mampu menyelamatkan umat manusia kali ini :p
Walaupun film kolosal, tetapi ciri khas Akira Kurosawa dalam menampilkan akting yang kuat memang tak pernah pudar. Yang paling menonjol, tentu saja ditunjukkan oleh pemeran Lord Ichimonji sendiri, Hidetora, yang beranjak tua dan kemudian kehilangan kewarasannya. Dan yang tak kalah kuatnya, bukan ketiga anak Hidetora, melainkan Lady Kaede yang merupakan istri dari putra pertama Hidetora. Wuh, aktingnya sangat memukau dengan menampilkan seorang istri yang sangat ambisius dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.
Jadi, ada baiknya siapkan diri anda terlebih dahulu sebelum menyaksikan film ini, jangan sampai mengantuk di tengah jalan saat menyaksikan sajian berkualitas dari sang maestro Akira Kurosawa.




