Archive

Archive for April 7, 2011

TV LCD Baru

April 7, 2011 Leave a comment

Ceritanya kemarin itu saya melihat ada iklan TV LCD murah di surat kabar. Maka pulang kantor saya sempatkan mampir ke hyper market yang mengiklankan tersebut. Dan, yay, akhirnya saya membawa pulang sebuah TV LCD mini berukuran 22″. Memang ukurannya tidaklah besar, tapi saya rasa cukuplah untuk diletakkan di kamar. Lumayan untuk menyaksikan film2 hasil download. Dahulu memang saya hanya bisa menyaksikan film2 tersbut via netbook mungil saya yang ukuran monitornya hanya 10″.

Idealnya sih saya membeli sebuah alat lagi, High Definition Media Player. Tapi untuk itu saya harus merogoh kocek lagi sekitar Rp 900.000an untuk sebuah HD media player murah tapi branded. Itu pun agak susah dicarinya, harus hunting dulu ke mangga dua, atau kalau malas jalan, bisa pesan antar via inet. Dan saya memutuskan, untuk saat ini, saya belum membutuhkan alat tersebut. Jadi saya cukup membeli sebuah kabel VGA untuk menghubunngkan netbook dengan TV LCD saya. Read more…

Categories: Ngoceh Film Tags: , , , ,

Tak Hanya Sekadar Godaan Mrs Robinson (via Dunia Platonis)

April 7, 2011 Leave a comment

Resensi menarik dari seorang kawan tentang film lawas yang sangat layak tonton, The Graduate

Tak Hanya Sekadar Godaan Mrs Robinson   Sungguh menakjubkan untuk dapat menyaksikan The Graduate 44 tahun setelah dirilis. Tidak hanya mengakui kemahiran Mike Nichols (Closer, Charlie Wilson’s War) membesut film sepanjang empat dasawarsa lebih, tetapi jalan cerita yang relatif masih dapat diterima hingga kiwari. Banyak yang mengenang The Graduate dengan line termasyhurnya, “Are you try … Read More

via Dunia Platonis

Categories: ReBlog, Review Film

Flipped

April 7, 2011 Leave a comment

Saat membaca resensi film ini di IMDB, saya pikir ini hanya sekedar film cinta monyet biasa. Ternyata yang saya dapat lebih dari itu, jauh lebih banyak dan lebih baik dari yang saya perkirakan sebalumnya.

Film adaptasi novel yang disutradarai oleh Rob Reiner ini memang tidak hanya bercerita tentang kisah cinta anak SD yang beranjak SMP, Bryce Loski dan Julianna Baker. Tapi di dalamnya terselip juga kisah mengharukan tentang masalah keluarga, hubungan antar tetangga dan juga kasih sayang seorang kakak kepada adiknya

Keburukan keluarga Baker di mata keluarga Loski sangat menarik untuk disimak. Sekali lagi kita diingatkan bahwa jangan terlalu mudah memberikan pandangan tentang apa yang sebenarnya tidak ketahui. Don’t judge a book by its cover, tak kenal maka tak sayang. Simak pula ketika Bryce berusaha untuk tidak menyakiti perasaan Juli, tapi ternyata tindakan tersebut malah membuat hati Juli pedih dan malah membenci Bryce.

Oh ya, pemaparan cerita di film ini menggunakan alur maju mundur. Setiap kisah diceritakan dalam 2 sudut pandang, diawali oleh Bryce dan kemudian dilanjutkan oleh Juli. Banyak monolog yang menarik, menyentuh, dan cukup berhasil mengaduk emosi penonton. Salah satu kalimat yang saya suka kira2 bunyinya begini: “Kami memang bukan orang kaya, tapi kami tidak pernah merasa kekurangan”. Ouch, sungguh menohok di hati. Chemistry antara Juli dan Bryce juga terjalin dengan sangat baik dalam kisah love-hate relationship ini.

Ah, Flipped ini memang benar2 sebuah film keluarga yang sangat manis, dan telah lama saya rindukan kehadirannya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.