Inception
Menyenangkan. Menyaksikan karya Nolan yang satu ini mengingatkan saya akan filmnya yang terdahulu, Memento. Nolan berhasil mambawa penonton ke alam mimpinya yang mempesona dan pada akhirnya menyerahkan sepenuhnya kepada penonton tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam film ini.
Terus terang saya bukan penonton pemikir, saya hanya menikmati saja uniknya cerita, akting para pemainnya yang solid dan serunya aksi kejar2an serta spesial efek yang disuguhkan dalam film aksi fantasi ini. Makna sebenarnya dalam film ini? Jujur saya tidak mengerti, hanya bisa mereka2 saja.
Selesai nonton, coba cek forum2 film di internet, semua terkesima dan tenggelam dalam perdebatan seru. Film ini bagaikan kitab suci yang perlu ditelaah dan ditafsirkan oleh para ahli. Nolan mungkin jadi nabinya yang menyampaikan wahyu kepada para penonton yang budiman. Semua bebas menginterpretasikan apa sebenarnya yang mereka tonton di bioskop. Ya itulah kehebatan Inception, Nolan tidak hanya berhasil memberikan hiburan saat filmnya diputar, tapi juga meninggalankan sepenggal misteri dan beribu tanda tanya untuk didiskusikan bersama teman atau rekan sejawat.
Pertama kali menyaksikan film ini, saya sepertinya sudah merasa paham garis besarnya dan berpikir, hm mungkin perlu menyaksikan lagi untuk detail2 yang terlewat. Coba tonton dua kali, dhuer keyakinan mulai goyah. Semakin sering ditonton semakin pula kita akan dibuat bingung. Apakah interpretasi saya benar? Sepertinya tidak. Bagaimana dengan anda?
Yah itulah tipikal film bermutu yang disutradarai dan ditulis oleh si jenius Christopher Nolan, setiap aspek dan detailnya terasa sangat indah tapi sekaligus juga, mencengangkan.